Kuliner– Donat menjadi salah satu camilan yang tak pernah kehilangan penggemar di Indonesia. Mulai dari donat sederhana yang dijual di lingkungan perumahan hingga donat kekinian dengan beragam topping, kudapan berbentuk bulat ini selalu menggugah selera.
Namun, membuat donat sendiri di rumah tidak selalu mudah. Salah satu tantangan yang kerap dihadapi adalah membuat donat tetap empuk, mengembang sempurna, dan tidak bantat setelah digoreng.
Ternyata, ada sejumlah trik sederhana yang bisa dilakukan agar hasil donat lebih maksimal. Kunci utamanya terletak pada kualitas ragi, proses pengulenan, hingga tahap fermentasi atau proofing.
Perhatikan Kondisi Ragi
Ragi menjadi salah satu bahan penting dalam pembuatan donat. Gunakan ragi yang masih segar dan aktif agar adonan dapat mengembang dengan baik.
Saat mencampurkan ragi dengan cairan, seperti air atau susu, pastikan suhunya hangat, sekitar 35–38 derajat Celsius. Cairan yang terlalu panas dapat merusak ragi, sedangkan cairan yang terlalu dingin membuat ragi bekerja lebih lambat.
Selain itu, penggunaan mentega atau margarin juga dapat membantu menghasilkan tekstur donat yang lebih lembut.
Jangan Berlebihan Saat Menguleni
Pengulenan menjadi tahap penting untuk mendapatkan tekstur donat yang lembut. Namun, adonan juga tidak perlu diaduk secara berlebihan setelah ragi bekerja.
Penggunaan tepung yang terlalu banyak saat menguleni juga sebaiknya dihindari karena dapat membuat adonan menjadi keras dan sulit mengembang.
Setelah adonan selesai dibuat, proses proofing perlu dilakukan di tempat yang hangat dan terlindung dari angin. Adonan sebaiknya dibiarkan hingga mengembang sekitar dua kali lipat.
Resep Donat Empuk dan Mengembang
Bagi yang ingin mencoba membuat donat sendiri di rumah, berikut bahan dan cara membuatnya.
Bahan:
-
450 gram tepung terigu protein tinggi, diayak
-
50 gram susu bubuk
-
1 bungkus ragi atau sekitar 11 gram
-
1 sendok teh kaldu ayam
-
150 ml air
-
75 gram gula pasir
-
½ sendok teh garam
-
1 sendok teh baking powder
-
75 gram mentega tawar
-
4 butir kuning telur
-
500 ml minyak untuk menggoreng
Bahan topping:
-
Gula halus
-
Keju cheddar parut
Cara Membuat
-
Campurkan air hangat, gula pasir, dan garam. Aduk hingga gula larut, kemudian sisihkan.
-
Dalam wadah lain, campurkan tepung terigu, susu bubuk, ragi, kaldu ayam, dan baking powder. Masukkan mentega, kemudian uleni menggunakan ujung jari hingga teksturnya menyerupai pasir.
-
Buat lubang di bagian tengah adonan, kemudian masukkan kuning telur. Aduk dan uleni dengan satu arah sambil menuangkan larutan gula dan garam sedikit demi sedikit.
-
Uleni adonan hingga kalis. Setelah itu, bulatkan adonan dan masukkan ke dalam wadah yang telah disiapkan.
-
Tutup wadah menggunakan kain lembap. Diamkan selama sekitar satu jam hingga adonan mengembang dua kali lipat.
-
Setelah mengembang, kempiskan adonan dan uleni kembali sebentar. Ambil adonan sekitar 40 gram, lalu bulatkan. Lakukan hingga seluruh adonan habis.
-
Tutup kembali adonan menggunakan kain dan diamkan selama sekitar 30 menit agar kembali mengembang.
-
Panaskan minyak dengan api yang sesuai. Goreng donat hingga matang dan berwarna kecokelatan. Angkat dan tiriskan.
-
Setelah donat cukup dingin, tambahkan topping sesuai selera, seperti gula halus atau keju cheddar parut.
Donat rumahan pun siap disajikan sebagai teman minum teh atau kopi bersama keluarga. Dengan memperhatikan kualitas ragi, takaran tepung, proses pengulenan, serta waktu proofing, donat yang empuk dan mengembang sempurna bisa dibuat sendiri tanpa harus membelinya. (sumber: masakapahariini.com)










LEAVE A REPLY