
Keterangan Gambar : Dok/Bogorkab.go.id
SUKARAJA – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Bogor yang tengah mencari pekerjaan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor membuka 6.056 lowongan kerja melalui Job Fair Kabupaten Bogor 2026 yang digelar di Vivo Mall Bogor, Sukaraja, pada 5–6 Agustus 2026. Tak hanya itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto juga mengumumkan rencana pembentukan Bogor Career Center, sebuah pusat layanan informasi ketenagakerjaan yang akan beroperasi setiap hari untuk menghubungkan pencari kerja dengan perusahaan.
Job Fair yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut diikuti oleh 53 perusahaan dan Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Barat. Sebanyak 221 jabatan tersedia dengan total 6.056 lowongan kerja, baik untuk penempatan di dalam maupun luar negeri.
Selain menghadirkan pameran bursa kerja, kegiatan ini juga memberikan kesempatan kepada para pelamar untuk mengikuti walk-in interview secara langsung dengan perusahaan peserta. Pemerintah Kabupaten Bogor juga membuka layanan pembuatan Kartu Pencari Kerja (AK-1) untuk mempermudah masyarakat memenuhi persyaratan administrasi.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan bahwa penyelenggaraan Job Fair merupakan komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses masyarakat terhadap kesempatan kerja sekaligus mempertemukan dunia usaha dengan para pencari kerja.
"Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Bogor melaksanakan Job Fair Kabupaten Bogor. Alhamdulillah, hari ini tersedia 221 jabatan dengan total kebutuhan tenaga kerja sekitar 6.056 orang," ujar Rudy.
Menurut Rudy, penyelenggaraan Job Fair hanyalah langkah awal. Ke depan, Pemkab Bogor akan membentuk Bogor Career Center agar informasi lowongan kerja dapat diakses masyarakat setiap hari, tidak hanya saat pelaksanaan bursa kerja.
"Kami meminta Dinas Tenaga Kerja berkolaborasi dengan beberapa perangkat daerah untuk membentuk Bogor Career Center. Bisa jadi satu perusahaan hanya membutuhkan satu atau dua orang karyawan. Namun jika ada sekitar 2.000 perusahaan yang terhubung, peluang kerja yang tersedia tentu akan jauh lebih besar," jelasnya.
Ia berharap masyarakat yang datang ke Dinas Tenaga Kerja nantinya dapat langsung memperoleh informasi lowongan kerja yang sesuai dengan kompetensi mereka serta difasilitasi untuk terhubung dengan perusahaan-perusahaan di Kabupaten Bogor.
Rudy juga mengajak para pencari kerja untuk terus meningkatkan kemampuan dan tidak mudah menyerah menghadapi persaingan dunia kerja.
"Tetap semangat. Memang pekerjaan rumah kita masih banyak, tetapi kami terus berupaya mengentaskan satu per satu berbagai persoalan yang ada di Kabupaten Bogor," tegasnya.
Selain memperluas kesempatan kerja, Pemkab Bogor juga terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan Balai Latihan Kerja (BLK). Menurut Rudy, BLK yang telah beroperasi kini mulai menarik minat berbagai pihak untuk bekerja sama dalam penyaluran tenaga kerja, termasuk membuka peluang penempatan tenaga kerja asal Kabupaten Bogor ke sejumlah negara.
Ke depan, pemerintah daerah juga berencana membangun Balai Latihan Kerja di sejumlah wilayah sebagai bagian dari pengembangan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan barat dan timur Kabupaten Bogor, sehingga layanan pelatihan kerja dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.










LEAVE A REPLY