GARUT – Prestasi membanggakan kembali diraih MAN 1 Bogor. Madrasah ini resmi ditetapkan sebagai Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Unggulan Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat.
Penetapan tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, H. Dudu Rohman, didampingi Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, H. Usep Saepudin Muhtar, dalam kegiatan Evaluasi dan Sinkronisasi Program Pendidikan Madrasah Tahun 2026 yang berlangsung di Sabda Alam Hotel Resort, Kabupaten Garut, Kamis (30/7/2026).
MAN 1 Bogor menjadi salah satu dari delapan madrasah yang memperoleh predikat MAN Unggulan bersama MAN 2 Kota Bogor, MAN 2 Cirebon, MAN 2 Tasikmalaya, MAN 2 Kota Sukabumi, MAN 1 Kota Bandung, MAN 2 Kota Bandung, dan MAN 1 Subang.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 77 Kepala MAN se-Jawa Barat, 27 Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten/Kota, serta para Ketua Tim Pendidikan Madrasah sebagai forum strategis untuk mengevaluasi sekaligus menyelaraskan program pendidikan madrasah di Jawa Barat.
Dalam arahannya, Kepala Kanwil Kemenag Jabar, H. Dudu Rohman, menegaskan bahwa kegiatan evaluasi dan sinkronisasi bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum penting untuk merefleksikan capaian program, mengidentifikasi berbagai tantangan, serta menyusun langkah perbaikan guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan madrasah.
"Kegiatan evaluasi dan sinkronisasi bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi merupakan momentum strategis untuk melakukan refleksi terhadap capaian program, mengidentifikasi berbagai tantangan, sekaligus menyusun langkah-langkah perbaikan secara bersama agar pelaksanaan program ke depan menjadi lebih efektif, tepat sasaran, akuntabel, dan berdampak nyata bagi mutu madrasah," ujar Dudu Rohman.
Ia menegaskan bahwa madrasah memiliki peran strategis dalam mencetak generasi unggul yang berkarakter, moderat, memiliki daya saing global, serta tetap berakar pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Selain itu, Dudu mengajak seluruh jajaran madrasah di Jawa Barat untuk terus membangun budaya kerja yang profesional, kolaboratif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. Menurutnya, transformasi digital di lingkungan madrasah tidak hanya sebatas penggunaan aplikasi, tetapi harus mampu meningkatkan transparansi, pengambilan keputusan berbasis data, kualitas layanan pendidikan, serta kompetensi guru dan tenaga kependidikan.
Ia juga menekankan pentingnya kesamaan persepsi antara Kanwil Kemenag Jawa Barat dan Kementerian Agama Kabupaten/Kota agar implementasi kebijakan di lapangan berjalan selaras. Budaya evaluasi, monitoring berkala, serta akuntabilitas penggunaan anggaran menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan madrasah.
Dengan ditetapkannya sebagai MAN Unggulan, MAN 1 Bogor diharapkan semakin memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan berkualitas, melahirkan peserta didik berprestasi, serta menjadi salah satu madrasah rujukan di Jawa Barat yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.










LEAVE A REPLY