Home Syariah Kasi Urais Kemenag Bogor: BRUS Jadi Bekal Remaja Cegah Perkawinan Anak

Kasi Urais Kemenag Bogor: BRUS Jadi Bekal Remaja Cegah Perkawinan Anak

110
0
Berita ini dibaca 110 kali
👥Pengunjung hari ini 492
📊Total pengunjung 15,149
Sedang online 7
SHARE
Kasi Urais Kemenag Bogor: BRUS Jadi Bekal Remaja Cegah Perkawinan Anak

Keterangan Gambar : Dok/MAN 1 Kab.Bogor/Hilman

CIBINONG – Sebanyak 333 siswa kelas XI MAN 1 Bogor antusias mengikuti kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang digelar Seksi Urusan Agama Islam (Urais) dan Bina Syariah (Binsyar) Kementerian Agama Kabupaten Bogor, Rabu (7/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula MAN 1 Bogor sejak pukul 07.30 WIB tersebut memberikan pembekalan seputar bimbingan pranikah bagi remaja usia sekolah. Program ini menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai pentingnya kesiapan diri sebelum memasuki kehidupan berkeluarga.

Kepala Seksi Urais dan Binsyar Kemenag Kabupaten Bogor, H. Ade Janwarudin, mengatakan pelaksanaan BRUS mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor 1012 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Bimbingan Pranikah Remaja Usia Sekolah.

Menurutnya, pembinaan tersebut tidak semata-mata berbicara mengenai pernikahan, tetapi juga bagaimana remaja memahami tanggung jawab, mempersiapkan masa depan, serta mengambil keputusan secara matang dalam kehidupan.

“Kami ingin memberikan pemahaman dan sosialisasi kepada para remaja, khususnya remaja usia sekolah, tentang pencegahan perkawinan anak dan penguatan keluarga,” ujar Ade Janwarudin.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan materi bimbingan pranikah remaja yang disampaikan oleh Muhammad Sukron dan Syihabuddin.

Materi diarahkan untuk memberikan bekal pengetahuan mengenai kesiapan diri, tanggung jawab, serta pentingnya perencanaan kehidupan sebelum seseorang memasuki jenjang pernikahan.

Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan. Para peserta mengikuti rangkaian pembinaan dan materi yang disampaikan narasumber sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan mereka mengenai kehidupan sosial dan keluarga.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Tata Usaha MAN 1 Bogor Yuliati, Wakil Kepala Bidang Sarana Wachyu Ramadhan, serta para wali kelas yang mendampingi siswa selama kegiatan berlangsung.

Kehadiran jajaran madrasah tersebut menunjukkan dukungan terhadap program pembinaan remaja yang dilaksanakan bersama Kementerian Agama Kabupaten Bogor.

Sinergi antara Kemenag dan madrasah juga memperkuat peran lembaga pendidikan dalam membekali siswa. Pendidikan bagi remaja tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik, tetapi juga menyentuh aspek karakter, tanggung jawab, kehidupan sosial, hingga kesiapan menghadapi masa depan.

Kepala Tata Usaha MAN 1 Bogor, Yuliati, mengapresiasi pembinaan yang diberikan Kemenag Kabupaten Bogor melalui program BRUS tersebut.

Menurutnya, materi yang disampaikan relevan dengan kebutuhan peserta didik karena dapat menjadi bekal dalam memahami kehidupan dan mengambil keputusan secara lebih bijak di masa mendatang.

“Kami sangat berterima kasih dan bersyukur karena para murid mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat melalui kegiatan ini. Semoga pembinaan ini dapat menambah wawasan dan menjadi bekal bagi mereka untuk mempersiapkan masa depan dengan lebih baik,” ungkap Yuliati.

Melalui kegiatan BRUS, madrasah dan Kemenag berharap para siswa memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya mempersiapkan masa depan, termasuk membangun keluarga yang sehat, bertanggung jawab, dan sesuai dengan kesiapan usia maupun kondisi masing-masing.(HM/38)

Iklan Sidebar Kiri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here