Home Seputar Bogor CFD Bogor Tak Sekadar Olahraga, Dedie Rachim Soroti Layanan Paspor di Hari Minggu

CFD Bogor Tak Sekadar Olahraga, Dedie Rachim Soroti Layanan Paspor di Hari Minggu

50
0
Berita ini dibaca 50 kali
👥Pengunjung hari ini 366
📊Total pengunjung 14,496
Sedang online 6
SHARE
CFD Bogor Tak Sekadar Olahraga, Dedie Rachim Soroti Layanan Paspor di Hari Minggu

Keterangan Gambar : Dok/Kotabogor.go.id

KOTA BOGOR — Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim memanfaatkan pelaksanaan Car Free Day (CFD) untuk melihat langsung aktivitas warga sekaligus meninjau kondisi pedestrian dan jalan di sepanjang Jalan Juanda hingga Jalan Sudirman, Minggu (4/10/2026).

Didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor dan sejumlah kepala perangkat daerah, Dedie berjalan menuju lokasi peringatan World Cleanup Day (WCD) Tingkat Kota Bogor 2026 yang digelar di kawasan CFD.

Dalam perjalanan, Dedie menyapa warga yang tengah berolahraga maupun menghabiskan waktu bersama keluarga. Sejumlah warga, mulai dari anak-anak hingga orang tua, tampak antusias menyambut dan mengajak orang nomor satu di Kota Bogor tersebut berswafoto.

Tak hanya menyapa masyarakat, Dedie juga mengunjungi sejumlah tenant pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta layanan publik dari instansi vertikal yang hadir di kawasan CFD.

Salah satunya adalah Kantor Imigrasi Bogor yang menghadirkan layanan pembuatan paspor pada hari Minggu melalui program Pasporia atau Paspor Ceria di Hari Minggu.

“Kesekian kali kita melaksanakan CFD di Kota Bogor, banyak instansi vertikal yang memanfaatkannya untuk memberikan pelayanan secara langsung bagi masyarakat. Salah satunya Kantor Imigrasi Bogor dari Direktorat Jenderal Imigrasi yang menyelenggarakan layanan paspor di hari Minggu melalui Pasporia,” kata Dedie saat didampingi Kepala Kantor Imigrasi Bogor, Ritus Ramadhana.

Menurut Dedie, kehadiran layanan publik di kawasan CFD memberikan alternatif waktu bagi masyarakat yang tidak memiliki kesempatan mengurus berbagai dokumen administrasi pada hari kerja.

“Pelayanan di hari Minggu ini tidak terlepas dari banyaknya masyarakat yang tidak memiliki waktu atau kesulitan mengurus pembuatan paspor karena tidak mendapatkan izin pada hari kerja,” ujarnya.

Dedie berharap layanan publik di kawasan CFD dapat terus dilakukan secara berkesinambungan. Dengan demikian, masyarakat memiliki pilihan waktu yang lebih fleksibel untuk mendapatkan pelayanan administrasi pemerintahan.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Bogor Ritus Ramadhana mengatakan, Pasporia merupakan tindak lanjut arahan Direktorat Jenderal Imigrasi untuk menghadirkan pelayanan di luar jam kerja sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami membuat pelayanan di luar jam kerja pada hari Minggu. Warga sangat antusias. Dari 30 kuota yang kami siapkan, semuanya penuh,” kata Ritus.

Ritus menilai tingginya antusiasme warga menunjukkan adanya kebutuhan terhadap layanan paspor di luar jam kerja.

Dengan keterbatasan personel serta luasnya wilayah pelayanan yang harus dijangkau, pihaknya akan mengupayakan pelaksanaan Pasporia secara optimal dan bergantian di dua lokasi CFD, yakni CFD Kota Bogor dan CFD Kabupaten Bogor.

Kehadiran layanan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa CFD tidak hanya menjadi ruang bagi masyarakat untuk berolahraga dan berekreasi, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang pelayanan publik, promosi UMKM, serta interaksi langsung antara pemerintah dan masyarakat.

Iklan Sidebar Kiri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here