
Keterangan Gambar : Dok/Kemenag
PEKALONGAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Pekalongan. Dalam Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) Nasional 2026, mereka berhasil membawa pulang tiga medali sekaligus, yakni emas, perak, dan perunggu.
Kompetisi tingkat nasional yang berlangsung di Universitas Pendidikan Ganesha, Bali, pada 12–17 Oktober 2026 itu diikuti 55 finalis dari 21 provinsi. Para finalis merupakan peserta terpilih dari sekitar 6.000 siswa yang mengikuti tahapan seleksi proposal.
Tiga medali yang diraih siswa MAN IC Pekalongan berasal dari kategori berbeda. Medali emas bidang Teknologi Digital diraih M. Izaz Abdurrahman dan Imam Wasis Haniif. Medali perak bidang Game diraih Benhanan El-Barqie dan Fauzi Razan Azzamy Prabowo. Sementara itu, M. Khoirul Azam dan Rizqi Hesta Falah berhasil meraih medali perunggu bidang Kriya.
Bagi Izaz dan Wasis, keberhasilan meraih medali emas menjadi pencapaian yang tidak mereka sangka sebelumnya. Prestasi tersebut merupakan hasil dari proses panjang dalam mengembangkan karya, yang membutuhkan kreativitas, kerja keras, dan ketekunan hingga mampu bersaing dengan peserta dari berbagai daerah.
Kebahagiaan serupa dirasakan Rizqi Hesta Falah. Peraih medali perunggu bidang Kriya itu mengungkapkan rasa syukurnya setelah perjuangan mengembangkan karya sejak awal semester genap kelas X akhirnya membuahkan hasil.
“Alhamdulillah, Ustaz. Perjalanan dan perjuangan sejak awal semester genap kelas X ternyata berakhir dengan prestasi,” ujarnya, Sabtu (17/10/2026).
Kepala MAN IC Pekalongan, Akhmad Suhadak Solikin, menyampaikan ucapan selamat kepada para siswa dan pembimbing yang telah mengantarkan madrasah tersebut meraih prestasi di tingkat nasional.
Ia berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh warga madrasah untuk terus mengembangkan kreativitas, menghasilkan karya inovatif, dan meningkatkan prestasi dalam berbagai kompetisi.
Apresiasi juga disampaikan Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MAN IC Pekalongan, Andri Agustina. Ia mengaku bersyukur karena proses pendampingan yang dilakukan sejak persiapan hingga pelaksanaan kompetisi di Bali membuahkan hasil membanggakan.
“Tentunya, saya sangat bahagia. Alhamdulillah, jerih payah pendampingan hingga mendampingi anak-anak ke Bali sampai hari pelaksanaan membuahkan hasil,” ungkapnya.
FIKSI Nasional 2026 sendiri mengusung semangat pengembangan kewirausahaan siswa melalui integrasi tiga pilar utama, yakni Ekonomi Hijau (Green Economy), Ekonomi Kreatif, dan Ekonomi Digital.
Melalui ajang ini, siswa didorong untuk tidak hanya memiliki kemampuan berinovasi, tetapi juga mengembangkan jiwa kewirausahaan yang beretika, tangguh, serta mampu menjawab tantangan zaman.
Keberhasilan MAN IC Pekalongan meraih tiga medali sekaligus menjadi bukti potensi siswa madrasah dalam menghasilkan karya yang kompetitif. Prestasi ini diharapkan mendorong lebih banyak siswa untuk berani mengembangkan gagasan, menciptakan inovasi yang bermanfaat, serta mengharumkan nama madrasah dan daerah di tingkat nasional.







LEAVE A REPLY