
Keterangan Gambar : Dok/ IG Jaro Ade
CIBINONG – Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau Jaro Ade memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polres Bogor atas keberhasilan mengungkap puluhan kasus peredaran narkoba selama periode Mei hingga Juli 2026. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti nyata sinergi aparat penegak hukum dalam memerangi peredaran narkotika di Kabupaten Bogor.
"Pemerintah Kabupaten Bogor memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Polres Bogor beserta seluruh aparat penegak hukum yang terus bersinergi dalam memberantas peredaran narkoba," ujar Jaro Ade, Selasa (21/7/2026).
Berdasarkan data yang dihimpun, dalam kurun waktu tiga bulan terakhir Polres Bogor berhasil mengungkap 41 kasus penyalahgunaan sabu dengan barang bukti sekitar 3 kilogram. Selain itu, polisi juga mengungkap enam kasus ganja dengan barang bukti sekitar 2 kilogram serta 11 kasus ganja sintetis.
Tidak hanya itu, aparat kepolisian juga menangani 13 kasus peredaran obat keras tertentu (OKT) dengan barang bukti mencapai 1.068.900 butir obat keras. Polisi turut mengamankan 65 cartridge pod getar yang mengandung etomidat, 70 bungkus Happy Water, serta 1.193 butir ekstasi.
Jaro Ade menilai keberhasilan tersebut merupakan langkah konkret dalam menjaga keamanan masyarakat sekaligus melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.
"Keberhasilan ini merupakan wujud nyata komitmen bersama untuk menjaga Kabupaten Bogor agar tetap aman, sehat, dan terbebas dari ancaman penyalahgunaan narkotika," tegasnya.
Ia menegaskan, pemberantasan narkoba tidak dapat hanya mengandalkan aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, Jaro Ade mengajak masyarakat untuk berperan aktif melakukan pencegahan, terutama di lingkungan keluarga dan sekolah.
Menurutnya, para orang tua, pendidik, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga generasi muda harus semakin waspada terhadap berbagai modus baru peredaran narkoba yang terus berkembang.
"Kami berharap sinergi antara Pemerintah Daerah, TNI, Polri, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, BNN, dan seluruh elemen masyarakat terus diperkuat. Dengan kolaborasi yang solid, edukasi yang masif, serta penegakan hukum yang tegas, Kabupaten Bogor diharapkan semakin bersih dari peredaran narkoba," tutup Jaro Ade.







LEAVE A REPLY