
Keterangan Gambar : Dok/Kemenkeu/Zalfa
JAKARTA – Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu) menambah alokasi Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp10,65 triliun untuk tiga provinsi terdampak bencana, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Tambahan anggaran ini ditujukan untuk memperkuat kapasitas keuangan daerah, khususnya wilayah yang terdampak bencana dan mengalami penurunan transfer.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan bahwa tambahan tersebut mencakup penyelesaian kurang bayar Dana Bagi Hasil (DBH), DBH tambahan, Dana Alokasi Umum (DAU) tambahan, serta Dana Otonomi Khusus untuk Aceh.
“Tambahan alokasi berupa penyelesaian kurang bayar DBH, DBH tambahan, DAU tambahan, dan Dana Otonomi Khusus untuk Aceh,” ujar Menkeu dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pasca Bencana Sumatera di Senayan, Rabu (18/02).
Hingga 17 Februari 2026, pemerintah telah menyalurkan TKD ke tiga provinsi tersebut sebesar Rp13 triliun. Angka ini meningkat sekitar 30 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat Rp10,78 triliun.
Dari sisi kapasitas fiskal, kondisi keuangan daerah dinilai cukup memadai. Per Januari 2026, kas daerah di Aceh tercatat Rp3,5 triliun, Sumatera Utara Rp4,5 triliun, dan Sumatera Barat Rp1,8 triliun. Total kas dari ketiga daerah mencapai Rp9,9 triliun.
Saat ini, penambahan alokasi TKD masih dalam proses pergeseran anggaran dan revisi DIPA. Penyaluran tambahan ditargetkan mulai dilakukan minggu depan atau paling lambat 28 Februari 2026.
Skema pencairan dilakukan bertahap selama tiga bulan: 40 persen pada Februari, 30 persen pada Maret, dan 30 persen pada April. Untuk Februari, penyaluran diperkirakan mencapai sekitar Rp4,2 triliun.
Menkeu menegaskan, penggunaan dana diprioritaskan untuk belanja pokok pemerintah daerah, penanggulangan bencana, serta kebutuhan mendesak lainnya guna menjaga momentum pemulihan ekonomi.
“Penggunaannya diprioritaskan untuk pemenuhan belanja pokok pemda, penanggulangan bencana, dan kebutuhan mendesak lainnya. Jadi untuk TKD sudah clear peruntukan dan timeline-nya. Harusnya dua minggu ini sudah mulai bisa digunakan untuk mendorong ekonomi lebih lanjut,” pungkasnya.








.png)
.png)
.png)
.png)
LEAVE A REPLY