
Keterangan Gambar : Foto: Portal Resmi Kabupaten Bogor
Berdasarkan instruksi Bupati Bogor, jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor lewat Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) secara konsisten mengoptimalkan penggunaan data statistik sektoral. Langkah ini diambil agar perumusan kebijakan, perancangan rencana, serta penilaian capaian pembangunan daerah menjadi lebih tepat sasaran, akuntabel, serta berdaya guna.
Pernyataan tersebut diutarakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, ketika membuka acara Peningkatan Kapasitas Kelembagaan terkait Pemanfaatan Data Statistik Sektoral yang bertempat di Aula Kantor Diskominfo, Cibinong, pada hari Senin (19/10).
Acara ini turut menghadirkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor bersama seorang Statistisi Ahli Muda sebagai pemateri. Sementara itu, para pengelola data dari berbagai instansi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bogor hadir sebagai peserta.
Agenda tersebut diselenggarakan guna mendongkrak mutu data statistik sektoral, memaksimalkan pemanfaatan informasi untuk penyusunan rencana serta penetapan kebijakan, sekaligus memperkokoh sistem pengelolaan data yang terpadu di tiap instansi pemerintahan.
Menurut Bambang, pada masa transformasi digital saat ini, informasi angka memegang fungsi krusial bagi kelangsungan birokrasi dan pembangunan. Keberadaan data melampaui fungsi sekadar himpunan angka atau keterangan biasa, melainkan menjadi fondasi utama penentu arah kebijakan serta skala prioritas pembangunan.
Bambang mengemukakan bahwa ketersediaan statistik sektoral yang bermutu tinggi bakal memudahkan instansi daerah dalam mengenali situasi serta kebutuhan warga, mengenali hambatan pembangunan, menetapkan program prioritas, serta menilai hasil kerja secara lebih objektif.
Lebih lanjut ia menerangkan bahwa Diskominfo Kabupaten Bogor bertindak selaku Wali Data Daerah yang memegang kewajiban menjamin ketersediaan statistik sektoral agar tersaji secara optimal, gampang diakses, serta dimengerti publik. Di samping itu, instansi ini bertugas menyelaraskan pelaksanaan statistik sektoral merujuk pada ketentuan kebijakan Satu Data Indonesia.
Pelatihan penguatan kelembagaan ini, lanjut Bambang, merupakan salah satu cara mengasah wawasan, wawasan, serta kecakapan pegawai negeri dalam mengurus dan memaksimalkan pemanfaatan statistik sektoral secara tepat, valid, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Bambang menaruh harapan agar wawasan yang didapat para hadiri tidak hanya berhenti selama acara berlangsung, melainkan bisa diimplementasikan secara langsung pada pekerjaan di unit kerja masing-masing.
Ia menambahkan pula bahwa hambatan dalam manajemen data serta informasi di masa mendatang bakal semakin rumit seiring kemajuan zaman serta tingginya permintaan terhadap informasi yang kilat dan presisi.
Melalui penguatan kapasitas kelembagaan serta pemanfaatan statistik sektoral ini, Pemkab Bogor optimistis mampu menciptakan tata kelola birokrasi yang kian membaik, bertumpu pada informasi yang valid, serta melahirkan kebijakan pembangunan yang berdaya guna, tepat sasaran, dan mendatangkan kemaslahatan seluas-luasnya bagi warga.
Sumber berita: Portal Resmi Kabupaten Bogor — 19/10/2026.







LEAVE A REPLY