
Keterangan Gambar : Foto: Portal Resmi Kabupaten Bogor
Percepatan pembangunan sarana transportasi di Kabupaten Bogor mendapat dorongan signifikan berkat pelaksanaan program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang diwujudkan lewat perbaikan jalur Citeureup-Sukamakmur.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyatakan bahwa rampungnya jalur tersebut merepresentasikan sinergi antara pusat dan daerah dalam memperkuat keterhubungan antarwilayah serta memperlancar mobilitas warga.
Pernyataan tersebut diungkapkan olehnya ketika melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek di Sukamakmur pada hari Selasa, 20/10, usai jalur penghubung itu selesai dikerjakan dan kini sudah bisa dimanfaatkan publik.
Lebih lanjut, Rudy memaparkan bahwa jalur sepanjang kurang lebih 20 kilometer itu sempat mengalami kerusakan parah sejak tahun 2021. Pengerjaannya dibagi menjadi dua sumber pendanaan, yakni APBD Kabupaten Bogor sepanjang 5 kilometer dan dukungan pusat via program IJD seluas 15 kilometer.
Dalam keterangannya, Rudy bersyukur jalur tersebut telah rampung dan bisa digunakan oleh warga luas dengan lapisan permukaan berupa beton serta aspal.
Ia menambahkan, peningkatan mutu jalan ini membawa pengaruh positif bagi sektor ekonomi warga, mengingat kawasan tersebut dikelilingi oleh area pertanian dan persawahan yang menjadi sumber penghidupan utama.
Perbaikan fasilitas ini diharapkan mampu mempermudah pengiriman hasil panen, pasokan pupuk, serta pergerakan harian warga, sekaligus mendongkrak perekonomian lokal melalui keterbukaan akses antarwilayah.
Selain itu, Rudy mengemukakan bahwa koridor Citeureup-Sukamakmur memegang peranan krusial dalam peta pengembangan jalur Poros Tengah Timur atau yang dikenal sebagai Puncak Dua, serta berfungsi sebagai jalur alternatif menuju destinasi wisata Puncak via Cipanas, Kabupaten Cianjur.
Manfaat jalur tersebut, imbuhnya, tidak hanya dirasakan oleh warga lokal saja, tetapi juga masyarakat dari wilayah lain karena sukses menghubungkan Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Cianjur.
Pembangunan ini, tegas Rudy, mencerminkan kerja sama yang solid antara pemerintah pusat, daerah, serta jajaran DPR RI dalam mengartikulasikan kebutuhan warga.
Pihaknya menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto beserta seluruh pihak yang telah membantu mengakselerasi pembangunan sarana umum di Kabupaten Bogor.
Dampak positif dari perbaikan infrastruktur ini turut diakui oleh Yono, warga Desa Tajur, Kecamatan Citeureup, yang telah berdagang di wilayah tersebut selama kurang lebih empat tahun.
Ia menyambut baik perubahan kondisi jalan yang kini jauh lebih layak dibandingkan masa lalu, seraya menyebutkan bahwa fasilitas yang memadai sangat menunjang perekonomian para pedagang kecil.
Menurut Yono, sejak kepemimpinan bupati yang baru, lintasan dari Citeureup hingga Sukamakmur berangsur membaik dan memberikan kenyamanan bagi aktivitas usahanya sehari-hari.
Dirinya pun menaruh harapan agar program perbaikan infrastruktur dapat terus berlanjut di masa mendatang agar semakin banyak lapisan masyarakat yang terbantu.
Sebagai penutup, pedagang kecil tersebut mendoakan agar pemerintah pusat dan daerah terus memberikan perhatian kepada masyarakat kecil lewat penyediaan sarana jalan yang mulus serta kelancaran program pembangunan selanjutnya.
Sumber berita: Portal Resmi Kabupaten Bogor — 20/10/2026.


.png)




LEAVE A REPLY