Home Seputar Bogor Inspektorat Kabupaten Bogor Galakkan Pencegahan Dini Korupsi Sasar Ekosistem Pendidikan dan Pemerint

Inspektorat Kabupaten Bogor Galakkan Pencegahan Dini Korupsi Sasar Ekosistem Pendidikan dan Pemerint

22
0
Berita ini dibaca 22 kali
👥Pengunjung hari ini 336
📊Total pengunjung 25,181
Sedang online 5
SHARE
Inspektorat Kabupaten Bogor Galakkan Pencegahan Dini Korupsi Sasar Ekosistem Pendidikan dan Pemerint

Keterangan Gambar : Foto: Portal Resmi Kabupaten Bogor

Pemerintah Kabupaten Bogor lewat Inspektorat Kabupaten Bogor terus menggiatkan tindakan preventif guna menanamkan mentalitas jujur pada setiap lini birokrasi, mencakup wilayah kecamatan hingga pedesaan.

Langkah tersebut diwujudkan lewat agenda Roadshow Sosialisasi Antikorupsi Tahun 2026 yang berlangsung di Kecamatan Tamansari pada Selasa, 27 Oktober 2026, guna menumbuhkan kepekaan pegawai dalam mengantisipasi celah penyelewengan sejak awal.

Auditor Madya Mohamad Nurjen yang hadir atas nama Inspektur Kabupaten Bogor menggarisbawahi bahwa wilayah kecamatan dan desa memegang posisi krusial dalam menciptakan sistem pemerintahan yang bersih, terbuka, serta dapat dipertanggungjawabkan. Sebagai garda terdepan dalam melayani warga, para pegawai wajib menguasai regulasi sekaligus mengaplikasikan prinsip kejujuran di setiap pekerjaan.

Ia menilai bahwa wilayah kecamatan berfungsi sebagai jembatan penghubung antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan warga. Semangat integritas wajib dikokohkan agar celah penyelewengan bisa ditangkal sedari awal, tuturnya.

Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa upaya memberantas korupsi mesti berawal dari figur seorang pimpinan yang memberi contoh nyata. Sikap taat asas yang konsisten serta watak yang jujur merupakan fondasi utama dalam menciptakan suasana kerja yang steril.

Dengan begitu, ikhtiar pencegahan tidak berhenti sebatas mengerti aturan saja, melainkan berkembang menjadi kebiasaan kerja yang dipraktikkan secara langsung oleh segenap pegawai.

Pemberantasan korupsi menuntut kerja sama dari berbagai elemen, mulai dari pengawas internal, dewan perwakilan rakyat daerah, aparat penegak hukum, sampai pemerintah desa. Kolaborasi ini diharapkan mampu membuat pegawai paham akan bahaya pelanggaran serta sanggup melakukan tindakan antisipasi dalam hal pengaturan keuangan maupun pelayanan kepada publik, jelasnya.

Camat Tamansari Yudi Hartono menambahkan bahwa acara penyuluhan antikorupsi ini menjadi titik balik krusial untuk meneguhkan tekad seluruh pegawai dalam mengelola pemerintahan yang terbuka, bertanggung jawab, dan berintegritas.

Baginya, pencegahan praktik korupsi harus diwujudkan lewat kedisiplinan, kepatuhan hukum, dan rasa tanggung jawab tatkala melayani masyarakat.

Pihaknya beserta jajaran di Kecamatan Tamansari bertekad untuk terus membina kejujuran pegawai dari level kecamatan sampai tingkat desa.

Melalui forum ini, pihaknya menaruh harapan agar segenap aparatur makin mengerti urgensi menangkal pelanggaran sejak dini serta menjadikan kejujuran sebagai landasan utama dalam bekerja, sehingga masyarakat bisa menikmati pelayanan yang kian prima dan kredibel, ungkap Yudi Hartanto.

Sebagai catatan, kegiatan di Kecamatan Tamansari ini tercatat sebagai lokasi kesembilan dari rangkaian acara penyuluhan antikorupsi yang turut menggandeng DPRD Kabupaten Bogor, Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Polres Bogor, serta Penyuluh Antikorupsi.

Rangkaian program yang dimulai sejak 12 Februari 2026 tersebut merupakan bagian dari upaya edukasi serta pencegahan korupsi lewat kemitraan antarinstansi, dengan target sasaran meliputi perangkat daerah dan kecamatan hingga November 2026.

Acara tersebut juga dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Tamansari, para kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa, kepala Unit Pelaksana Teknis, serta para kepala sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA se-Kecamatan Tamansari.

Lewat kegiatan ini, Pemkab Bogor mengajak seluruh pegawai agar memandang pencegahan korupsi sebagai tanggung jawab bersama, yang dimulai dari diri pribadi, instansi tempat bekerja, hingga setiap tahapan penyelenggaraan negara.

Dengan mengutamakan kejujuran, kepatuhan pada regulasi, serta pengawasan yang konsisten, sistem pemerintahan di Kabupaten Bogor diharapkan mampu menjelma menjadi birokrasi yang bersih, akuntabel, dan kian diandalkan publik.

Sumber berita: Portal Resmi Kabupaten Bogor — 27/10/2026.

Iklan Sidebar Kiri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here