
Keterangan Gambar : Dok/Bogorkab.go.id
BABAKAN MADANG – Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah di Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, mulai memasuki tahapan penting. Setelah proses sosialisasi kepada masyarakat dilakukan di sejumlah desa, program bantuan pemerintah tersebut kini berlanjut ke tahap tender dengan target pembangunan fisik mulai pertengahan November 2026.
Program yang dilaksanakan melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) ini bertujuan membantu masyarakat berpenghasilan rendah meningkatkan kualitas rumah tidak layak huni menjadi hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman.
Koordinator Kabupaten Bogor wilayah Kecamatan Babakan Madang Kementerian PKP, Fitrah Ramdhan, menjelaskan bahwa sebagian besar tahapan penyiapan masyarakat melalui sosialisasi di tingkat desa telah dilaksanakan.
Menurutnya, proses sosialisasi ditargetkan rampung pada pekan ini, bersamaan dengan dimulainya proses tender bagi kelompok penerima bantuan.
"Kami menargetkan pekan depan minimal sekitar 70 hingga 80 persen sudah masuk tahap tender. Kami berharap seluruh tahapan penyiapan masyarakat dapat segera dituntaskan sehingga proses selanjutnya bisa berjalan sesuai rencana," ujarnya, Kamis (29/10).
Ia menambahkan, khusus di Desa Cipambuan, dari total 168 Calon Penerima Bantuan (CPB), sebanyak 17 orang yang tergabung dalam satu kelompok saat ini telah memasuki proses tender.
Setelah proses tender rampung, tahapan berikutnya akan dilanjutkan dengan penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Selanjutnya, dilakukan kontrak dengan toko penyedia material bangunan hingga proses pengiriman bahan bangunan untuk mendukung pelaksanaan perbaikan rumah penerima bantuan.
"Pembangunan fisik rumah penerima bantuan ditargetkan mulai berjalan pada pertengahan November 2026," ungkapnya.
Melalui program BSPS, pemerintah tidak hanya mendorong peningkatan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga mengedepankan semangat keswadayaan dan partisipasi penerima bantuan dalam proses pembangunan.
Program ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sekaligus menciptakan lingkungan permukiman yang lebih sehat, aman, dan layak huni.







LEAVE A REPLY