.png)
Keterangan Gambar : Dok/Kotabogor.go.id
JAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dan Danantara Indonesia menggelar rapat koordinasi finalisasi program waste to energy (WtE) melalui pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), di Gedung Danantara Indonesia, Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama jajaran Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor, serta Bupati Bogor Rudy Susmanto beserta jajaran Pemkab Bogor.
Dalam pertemuan ini, berbagai aspek strategis dibahas secara menyeluruh, mulai dari penentuan lokasi, kesiapan lahan, hingga sejumlah aspek teknis guna memastikan kesiapan implementasi proyek.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan bahwa program waste to energy melalui PSEL merupakan peluang besar yang belum pernah terjadi sebelumnya di Indonesia. Ia menilai, program ini menjadi langkah konkret menuju pengelolaan sampah yang modern dan berkelanjutan.
“Ini menjadi harapan kita bersama untuk menghadirkan Indonesia yang bersih dan bebas dari sampah, dimulai dari Bogor sebagai yang pertama di Indonesia,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengembangan teknologi ini sejalan dengan kebutuhan masyarakat akan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari. Dengan pendekatan ramah lingkungan, teknologi WtE melalui metode insinerasi dinilai sebagai solusi pengolahan sampah rendah karbon yang telah banyak diterapkan di berbagai negara.
Proses pengolahan dilakukan dalam sistem tertutup dan dikelola secara profesional sesuai standar lingkungan dengan teknologi modern berbasis energi baru terbarukan. Seluruh tahapan dirancang tanpa membuang limbah langsung ke lingkungan, sehingga aman dan mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus menghasilkan energi listrik.
Sementara itu, Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menjelaskan bahwa program ini merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto yang ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah bersama kementerian terkait serta mendapat dukungan dari Danantara Indonesia.
“Selanjutnya, kita bersama-sama akan membangun pengolahan sampah menjadi energi listrik. Di TPA Galuga ini terdapat beberapa kawasan milik Pemkot Bogor. Kita berkolaborasi penanganan sampah dari Bogor untuk Indonesia,” ungkapnya.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan pengelolaan sampah di wilayah Bogor dapat menjadi percontohan nasional dalam menghadirkan solusi inovatif berbasis energi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

.png)
.png)
.png)





.png)
.png)
.png)
LEAVE A REPLY