
Keterangan Gambar : Dok/Bogorkab.go.id
BABAKAN MADANG – Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa setiap pembangunan di Kabupaten Bogor harus mengedepankan prinsip penataan yang selaras dengan estetika wilayah serta kelestarian lingkungan. Penegasan tersebut disampaikan seiring komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam menata kawasan, termasuk penertiban reklame dan billboard di sejumlah titik strategis.
Hal itu disampaikan Bupati Rudy Susmanto saat memimpin Apel Gabungan Dinas Terkait Penataan dan Pengelolaan Lingkungan di Babakan Madang, Rabu (4/2). Melalui langkah tersebut, Pemkab Bogor berharap penataan wilayah dan pembangunan berkelanjutan dapat berjalan beriringan demi mewujudkan Kabupaten Bogor yang lebih tertib, indah, dan lestari.
Rudy menjelaskan, penataan wilayah telah dilakukan sejak Oktober hingga November lalu, dimulai dari kawasan Gadog hingga perbatasan Kabupaten Cianjur. Dalam proses tersebut, Pemkab Bogor menertibkan reklame dan billboard yang tidak berizin, serta menata ulang reklame yang meskipun berizin namun dinilai mengganggu keindahan kota atau membahayakan pengguna jalan.
“Beberapa billboard yang tidak berizin kita bongkar. Ada juga yang berizin, tetapi secara estetika mengganggu atau membahayakan pengguna jalan, itu juga kita tata,” ujar Rudy.
Terkait pemasangan atribut partai politik maupun atribut kegiatan lainnya, Rudy menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak melarang. Namun demikian, ia mengingatkan agar pemasangan atribut tetap memperhatikan aspek estetika dan kepentingan umum.
“Siapa pun boleh memasang atribut partai atau atribut kegiatan lainnya, tetapi estetika dan kepentingan umum harus tetap diperhatikan. Kalau secara visual kurang tepat atau mengganggu kepentingan umum, tentu akan kita rapikan bersama-sama,” tegasnya.
Lebih lanjut, Rudy menyampaikan bahwa kebijakan penataan tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia. Menurutnya, setiap arahan Presiden, termasuk terkait kebijakan gentengisasi, telah melalui pertimbangan matang demi kepentingan masyarakat luas.
“Apa yang menjadi arahan dan instruksi Presiden akan kami tindak lanjuti secara bertahap. Kami juga akan mengoptimalkan bangunan-bangunan baru maupun lama dengan berkolaborasi bersama seluruh unsur masyarakat,” katanya.
Selain penataan kawasan, Pemkab Bogor juga terus memperkuat komitmen terhadap pembangunan yang berwawasan lingkungan. Rudy menekankan bahwa kantor-kantor dinas di lingkungan Pemkab Bogor harus menjadi contoh dalam penggunaan produk ramah lingkungan.
“Untuk kantor-kantor dinas, sudah sewajarnya menggunakan produk-produk yang ramah lingkungan,” ujarnya.
Ia menambahkan, setiap proyek pembangunan di Kabupaten Bogor wajib memperhatikan dampak lingkungan, termasuk dalam pemilihan material yang digunakan.
“Pembangunan apa pun yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor harus memperhatikan aspek lingkungan, termasuk penggunaan material yang tidak berdampak buruk bagi alam,” pungkas Rudy.









.png)
.png)
.png)
LEAVE A REPLY