Home Dunia Islam Nuzulul Quran di Istana Negara Angkat Pesan Besar: Al-Quran sebagai Jalan Perdamaian Dunia

Nuzulul Quran di Istana Negara Angkat Pesan Besar: Al-Quran sebagai Jalan Perdamaian Dunia

27
0
SHARE
Nuzulul Quran di Istana Negara Angkat Pesan Besar: Al-Quran sebagai Jalan Perdamaian Dunia

Keterangan Gambar : Dok/kemenag

Jakarta — Kementerian Agama mematangkan persiapan peringatan Nuzulul Qur’an yang akan digelar di Istana Negara pada Selasa, 10 Maret 2026. Rapat internal yang dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar membahas rangkaian acara sekaligus pesan utama yang akan diangkat dalam peringatan turunnya Al-Qur’an tersebut.

Tahun ini, peringatan Nuzulul Qur’an mengusung tema “Al-Qur’an, Amanah Ekologis, dan Jalan Perdamaian Dunia.” Tema ini dipilih untuk menegaskan relevansi ajaran Al-Qur’an dalam menjawab tantangan global, khususnya isu lingkungan dan perdamaian.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa Al-Qur’an tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga menuntun manusia dalam menjaga hubungan dengan alam dan sesama.

“Al-Qur’an tidak hanya berbicara tentang hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga hubungan manusia dengan alam dan sesama. Karena itu, pesan amanah ekologis dan perdamaian dunia menjadi sangat penting kita tekankan,” ujar Menag, Senin (9/3/2026).

Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an memberikan panduan moral bagi manusia untuk menjaga keseimbangan alam sekaligus membangun harmoni sosial di tengah masyarakat global.

“Kita ingin menunjukkan bahwa Al-Qur’an mengajarkan tanggung jawab ekologis dan semangat perdamaian. Ini menjadi pesan penting bahwa agama hadir sebagai solusi bagi berbagai persoalan kemanusiaan,” lanjutnya.

Menag juga menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an di Istana Negara bukan sekadar seremoni keagamaan, tetapi momentum untuk memperkuat kesadaran kolektif agar nilai-nilai Al-Qur’an diwujudkan dalam kehidupan nyata.

“Peringatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga pengingat bahwa pesan Al-Qur’an harus diterjemahkan dalam tindakan nyata—merawat bumi, membangun solidaritas, dan menghadirkan kedamaian,” tegasnya.

Sebagai bagian dari penguatan nilai kepedulian sosial, Kementerian Agama juga akan menghadirkan 30 anak yatim dari panti asuhan yang akan menerima paket bantuan dalam rangkaian acara tersebut.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menambahkan bahwa acara juga akan diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh qari nasional.

“Tilawah Al-Qur’an akan dilantunkan oleh M. Fauzi Ridwan, juara STQH Nasional Cabang Tilawah Al-Qur’an tahun 2025. Kehadiran qari terbaik ini diharapkan menambah kekhidmatan peringatan Nuzulul Qur’an di Istana Negara,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk menghadirkan suasana religius sekaligus menegaskan bahwa nilai-nilai Al-Qur’an memiliki relevansi kuat bagi kehidupan berbangsa serta bagi upaya mewujudkan perdamaian dunia.

Iklan Sidebar Kiri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here