Home Nasional Arsip Pertanahan Rusak Akibat Bencana, Taruna STPN Diterjunkan Percepat Pemulihan

Arsip Pertanahan Rusak Akibat Bencana, Taruna STPN Diterjunkan Percepat Pemulihan

Restorasi Arsip Terdampak Bencana Didorong Rampung dalam Empat Bulan

58
0
SHARE
Arsip Pertanahan Rusak Akibat Bencana, Taruna STPN Diterjunkan Percepat Pemulihan

Keterangan Gambar : Dok/ATRBPN

MEDAN – Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Mego Pinandito, mengapresiasi langkah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) yang melibatkan Taruna/i Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) dalam percepatan pemulihan arsip pertanahan terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang.

Keterlibatan 30 Taruna/i STPN tersebut merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Nyata Pertanahan dan Praktik Tata Laksana Pertanahan (KKNP-PTLP) Tahun Akademik 2025/2026. Selain berkontribusi dalam percepatan restorasi arsip, kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan sumber daya manusia (SDM) pertanahan yang tangguh dan profesional.

Hal itu disampaikan Mego Pinandito saat acara Penyerahan Taruna/i STPN KKNP-PTLP Tahun Akademik 2025/2026 di Aula Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatera Utara, Selasa (10/02/2026).

“Kami berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh taruna dan taruni untuk belajar secara langsung di lapangan, memahami pentingnya kesiapsiagaan, serta membangun komitmen dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat melalui terpeliharanya arsip pertanahan sebagai bukti yang sah,” ujar Mego.

Diketahui, bencana yang menimpa Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Aceh Tamiang menyebabkan kerusakan arsip, sehingga proses restorasi sementara dipindahkan ke Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Arsip-arsip tersebut memiliki nilai strategis karena berkaitan langsung dengan kepastian hukum, hak perdata, dan perlindungan hak milik masyarakat.

Mego menegaskan, penanganan arsip pascabencana membutuhkan ketekunan, ketelitian, dan sinergi lintas pihak. Ia bahkan menyebut penyelamatan arsip sebagai bagian dari ketahanan nasional.

“Adik Taruna/i dari STPN, dari pengalaman ini saya berharap penyelamatan arsip pascabencana dapat menjadi bagian dari ketahanan nasional. Tidak harus mengangkat senjata, tetapi dengan memperbaiki arsip-arsip yang ada, kalian ikut membangun barisan untuk memperkuat ketahanan nasional,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Biro Umum dan Layanan Pengadaan Kementerian ATR/BPN, Awaludin, berpesan kepada para taruna/i agar menjalankan tugas dengan sepenuh hati. Ia mengingatkan bahwa pekerjaan restorasi arsip terdampak bencana bukanlah tugas ringan.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi antara lain arsip yang bercampur lumpur, terendam banjir, hingga perlunya koordinasi intensif dengan berbagai pihak agar dokumen dapat diselamatkan secara optimal.

“Tolong jaga etika dan pergaulan. Insyaallah, dalam waktu sekitar empat bulan, kita berharap seluruh arsip yang terdampak dapat terselesaikan dengan baik,” ujar Awaludin.

Acara penyerahan Taruna/i STPN tersebut turut dihadiri Kepala Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara Sri Pranoto, Kepala Kanwil BPN Provinsi Aceh Arinaldi, Ketua STPN Sri Yanti Achmad, Kepala Kantah Kota Langsa Dedi Rahmat Sukarya, sejumlah Pejabat Administrator di lingkungan Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara, serta para Kepala Kantah dari berbagai kabupaten/kota se-Provinsi Sumatera Utara.

Melalui sinergi ini, diharapkan proses pemulihan arsip pertanahan dapat berjalan optimal, sehingga kepastian hukum dan hak masyarakat tetap terjaga meski di tengah situasi pascabencana.

Iklan Sidebar Kiri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here