Home Teknologi Rudy Susmanto Dorong Galuga Jadi Pusat Pengolahan Sampah Modern

Rudy Susmanto Dorong Galuga Jadi Pusat Pengolahan Sampah Modern

80
0
SHARE
Rudy Susmanto Dorong Galuga Jadi Pusat Pengolahan Sampah Modern

Keterangan Gambar : Dok/Bogorkab.go.id

CIBINONG — Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan komitmennya untuk menghadirkan solusi jangka panjang dalam penanganan sampah melalui pengembangan teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik atau waste to energy di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga.

Hal tersebut disampaikan Rudy Susmanto saat memimpin rapat bersama perangkat daerah terkait guna menindaklanjuti pembahasan sebelumnya dengan Pemerintah Kota Bogor dan perwakilan Danantara terkait penguatan sistem pengelolaan sampah yang lebih terpadu, efektif, dan berkelanjutan di wilayah Bogor Raya, Kamis malam (12/3/2026).

Dalam rapat tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor menyusun sejumlah langkah strategis, mulai dari penyelarasan kebijakan pengelolaan sampah, penguatan kolaborasi lintas daerah, hingga pemanfaatan teknologi modern sebagai solusi masa depan bagi persoalan sampah.

Rudy Susmanto menjelaskan, Pemkab Bogor juga telah menerima informasi dari pihak Danantara mengenai perkembangan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik di TPA Galuga. Proses tender internasional untuk proyek tersebut telah selesai dan pemenangnya telah ditetapkan.

Dari total 24 perusahaan yang mengikuti proses tender, sebanyak 21 perusahaan berasal dari China, dua perusahaan dari Jepang, dan satu perusahaan dari Eropa. Tender tersebut akhirnya dimenangkan oleh salah satu perusahaan asal China.

Menurut Rudy, proyek waste to energy ini merupakan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menghadirkan solusi berkelanjutan terhadap persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan besar di wilayah Bogor Raya.

“Melalui teknologi waste to energy, sampah tidak lagi hanya menjadi beban lingkungan, tetapi dapat diolah menjadi sumber energi listrik yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Rudy.

Pemerintah Kabupaten Bogor menargetkan pembangunan fasilitas pengolahan sampah tersebut akan dimulai melalui tahap groundbreaking pada tahun 2026. Proyek ini ditargetkan dapat selesai paling cepat pada Desember 2027 dan paling lambat mulai beroperasi pada tahun 2028.

Lebih lanjut, teknologi ini juga ditargetkan mampu mengolah timbunan sampah lama di TPA Galuga secara bertahap menjadi energi listrik dalam kurun waktu lima hingga sepuluh tahun ke depan.

Rudy menambahkan, kehadiran fasilitas ini tidak hanya menjadi solusi bagi penanganan sampah, tetapi juga diharapkan mampu mendorong transformasi kawasan sekitar Galuga, termasuk wilayah Cigombong, menjadi pusat pengolahan sampah modern yang ramah lingkungan.

Secara nasional, pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik hanya ditetapkan di empat lokasi dari total 514 kabupaten/kota di Indonesia, yakni Bogor Raya, Bekasi (Bantar Gebang), Bali, dan Batam. Penunjukan tersebut menjadi bentuk kepercayaan pemerintah pusat kepada Bogor Raya dalam pengembangan teknologi pengelolaan sampah berbasis energi.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap pengelolaan sampah ke depan dapat semakin modern, terintegrasi, dan berkelanjutan demi menciptakan lingkungan yang lebih bersih sekaligus memberikan manfaat energi bagi masyarakat.

Iklan Sidebar Kiri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here