Home Nasional Program Magang BRIN Jadi Wadah Lahirkan Generasi Inovatif dan Siap Bersaing

Program Magang BRIN Jadi Wadah Lahirkan Generasi Inovatif dan Siap Bersaing

37
0
SHARE
Program Magang BRIN Jadi Wadah Lahirkan Generasi Inovatif dan Siap Bersaing

Keterangan Gambar : Dok/Brin

Jakarta – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan sumber daya manusia Indonesia melalui Program Pemagangan Nasional di lingkungan BRIN. Program tersebut dinilai menjadi ruang strategis bagi generasi muda untuk mengenal ekosistem kerja profesional berbasis sains, teknologi, riset, dan inovasi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia (BOSDM) BRIN, Ratih Retno Wulandari saat kegiatan penutupan Program Pemagangan Nasional BRIN di Kawasan Sains dan Teknologi (KST) Sarwono Prawirohardjo, BRIN Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (21/5).

“Program pemagangan nasional di lingkungan BRIN merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata BRIN dalam mendukung penguatan sumber daya manusia Indonesia, khususnya di bidang sains, teknologi, riset, dan inovasi,” ujar Ratih.

Menurutnya, program pemagangan tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi peserta, tetapi juga menjadi media untuk mengenalkan budaya riset, tata kelola organisasi berbasis ilmu pengetahuan, serta dunia kerja profesional secara langsung.

Ratih menjelaskan, Program Pemagangan Nasional BRIN merupakan bagian dari Program Pemagangan Nasional Batch 2 Tahun 2025 yang diselenggarakan secara nasional bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

“Program ini menjadi bentuk sinergi antara pemerintah, institusi swasta, BUMN, dan sektor industri dalam mempersiapkan talenta muda agar lebih siap memasuki dunia kerja,” jelasnya.

Hingga Mei 2026, tercatat sebanyak 219 peserta mengikuti program pemagangan di berbagai unit kerja BRIN. Dari jumlah tersebut, sebanyak 195 peserta masih aktif menjalani program, sementara sebagian lainnya telah memperoleh kesempatan kerja di tempat lain.

Program pemagangan berlangsung selama enam bulan, mulai 24 November 2025 hingga 23 Mei 2026. Selama mengikuti program, peserta mendapatkan dukungan uang saku yang besarannya mengacu pada Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta.

Ratih menuturkan, setiap peserta juga dibekali target dan indikator kinerja individu yang ditetapkan mentor masing-masing. Dengan demikian, peserta tidak hanya melakukan observasi, tetapi turut terlibat langsung dalam mendukung pekerjaan dan kebutuhan nyata di unit kerja BRIN.

“Pelaksanaan kegiatan magang diarahkan agar peserta benar-benar terlibat dalam proses kerja dan memberikan kontribusi nyata di lingkungan BRIN,” katanya.

Selain fokus pada peserta, BRIN juga memperkuat kapasitas mentor sebagai pembimbing utama dalam proses pembelajaran. Pada November 2025, BRIN menyelenggarakan penguatan kapasitas mentor melalui pembekalan teknik coaching dan mentoring guna memastikan proses pendampingan berjalan efektif dan konstruktif.

Kemudian pada Februari 2026, BRIN juga menggelar kegiatan penggalian potensi inovasi peserta magang guna mengoptimalkan kontribusi ide, kreativitas, dan perspektif baru peserta dalam mendukung pelaksanaan pekerjaan sehari-hari.

Sebagai bagian dari upaya membangun budaya inovasi, BRIN turut menyelenggarakan BRIN Internship Challenge yang diikuti para peserta magang. Kompetisi tersebut menjadi wadah bagi peserta untuk menuangkan pengalaman, gagasan, dan perspektif mereka selama menjalani program.

“Sebanyak 42 karya masuk dalam kompetisi ini dengan berbagai tema, mulai dari inovasi, riset, pengalaman magang, hingga penguatan komunikasi publik mengenai kegiatan riset dan inovasi,” ujar Ratih.

Ia menilai antusiasme peserta menunjukkan bahwa program pemagangan tidak hanya memberikan pengalaman kerja, tetapi juga mampu mendorong kreativitas, kemampuan komunikasi, serta semangat inovasi di kalangan generasi muda.

Dalam kegiatan penutupan tersebut juga dilakukan penyerahan sertifikat secara simbolis kepada perwakilan peserta magang serta pemberian penghargaan kepada para pemenang BRIN Internship Challenge untuk sejumlah kategori, di antaranya inovasi, riset, pengalaman magang, video favorit pilihan juri, dan video favorit pilihan audiens.

Di akhir kegiatan, Ratih menyampaikan apresiasi kepada mentor, pimpinan unit kerja, dan panitia pelaksana atas dukungan dan pendampingan selama program berlangsung. Ia juga mengapresiasi semangat belajar para peserta selama mengikuti pemagangan di lingkungan BRIN.

“Kami berharap pengalaman yang diperoleh selama berada di lingkungan BRIN dapat menjadi bekal berharga dalam perjalanan karier dan pengembangan diri peserta di masa depan,” pungkasnya.

Iklan Sidebar Kiri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here