
Keterangan Gambar : Dok/BSN
Jakarta – PT Bank Syariah Nasional (BSN) meraih peringkat idAA+ (Double A Plus) dengan prospek stabil dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Peringkat ini mencerminkan kemampuan perusahaan yang sangat kuat dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang.
Direktur Utama Pefindo, Irmawati, menjelaskan bahwa penilaian tersebut didasarkan pada evaluasi menyeluruh terhadap kinerja keuangan BSN sepanjang tahun buku 2025, serta berbagai aspek fundamental lainnya.
“Peringkat idAA+ mencerminkan bahwa Bank Syariah Nasional memiliki kemampuan yang sangat kuat untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya. Tanda (+) menunjukkan posisi yang relatif lebih kuat dibandingkan rata-rata obligor dalam kategori yang sama,” ujar Irmawati dalam keterangan tertulis, Jumat (27/3/2026).
Peringkat ini berlaku selama satu tahun, terhitung sejak 13 Maret 2026 hingga 1 Maret 2027.
Menurut Pefindo, capaian tersebut menunjukkan posisi pasar BSN yang solid dan didukung oleh profil permodalan yang kuat. Sementara itu, prospek stabil mencerminkan keyakinan bahwa kinerja dan profil kredit perusahaan akan tetap terjaga dalam jangka menengah.
Direktur Utama BSN, Alex Sofjan Noor, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Ia menegaskan bahwa dukungan dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai entitas induk turut memperkuat posisi BSN.
“Alhamdulillah, BSN dapat meraih peringkat idAA+ dari Pefindo. Ini merupakan catatan positif yang mendorong kami untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” kata Alex.
Ia menambahkan, BSN akan terus mengoptimalkan pertumbuhan bisnis dengan memperbesar porsi pembiayaan dan memperluas ekspansi pasar. Langkah tersebut diharapkan dapat menghadirkan layanan keuangan syariah yang lebih luas, amanah, dan mudah diakses oleh seluruh segmen masyarakat.
Selain itu, BSN juga akan fokus pada penguatan ekosistem digital melalui aplikasi Bale Syariah by BSN, serta memaksimalkan jaringan layanan yang saat ini mencakup 37 Kantor Cabang Syariah, 82 Kantor Cabang Pembantu Syariah, dan 589 Kantor Layanan Syariah.
Dengan dukungan BTN sebagai induk, jangkauan layanan BSN diyakini akan semakin luas sehingga mempermudah masyarakat dalam mengakses produk dan layanan perbankan syariah.
Ke depan, BSN juga berkomitmen memperluas ekosistem syariah melalui peningkatan literasi keuangan berbasis syariah, dengan fokus utama pada pembiayaan perumahan syariah di Indonesia.
“Kami optimistis dapat terus bertumbuh, mendukung program pemerintah, dan menjadi mitra keuangan utama bagi keluarga Indonesia yang amanah dan penuh berkah,” tutup Alex.

.png)








.png)
LEAVE A REPLY